Hijau nampakmu
Mencerminkan keluguan paras wajahmu
Eloknya pesonamu
Membuat hati setiap pria jatuh di telapak kakimu
Perlahan-lahan aku mulai suka padamu
Bukan pada hijaumu
Tapi birumu yang melekat di sisi lain dirimu
Paras yang bijak melambai dari sana
Keteguhan yang dalam ikut serta menyapa
Rasa kasih sayang yang bijak mewarnainya
Bertegur sapa dengan ketulusan hati yang dalam
Siapa sangka aku lebih menyukai sebuah lontong dibandingkan daun pisang pembungkusnya?!
Kusuka dirimu bukan karena kecantikanmu
Tapi sisi lain dari wajahmu
Yang tampakan sebuah kekekalan
Meski jasad hanya sampai 3 dasawarsa
21012008
Yudha P Sunandar
Sn